Pakistan Bebaskan Mantan Pemimpin Tertinggi ke-2 Taliban

 

ISLAMABAD – Pemerintah Pakistan umumkan akan melepaskan mantan pemimpin tertinggi kedua Taliban, Mullah Abdul Ghani Baradar. Pelepasan itu dalam rangka membantu rekonsiliasi di Afghanistan menjelang perundingan perdamaian antara Pemerintah Afghanistan dengan Taliban.

Kepada jurnalis media kepala kementerian luar negeri Pakistan mengatakan, “Pada prinsipnya, kami telah sepakat untuk membebaskannya. Namun waktunya sedang dibahas.”

Kendati demikian, Mullah Baradar yang masih satu suku dengan Hamid Karzai tersebut diperkirakan baru akan menghirup udara bebas akhir bulan ini.

Pada bulan kemarin, Presiden Afghanistan Hamid Karzai melawat ke Pakistan. Pembebasan tahanan Taliban yang dipenjara di Pakistan yang diselenggarakan oleh Pakistan telah menjadi tuntutan utamanya.

Karzai mendesak pemerintah Pakistan baru Perdana Menteri Nawaz Sharif untuk membantu usahanya untuk membawa Taliban Afghanistan ke meja perundingan .

Pekan lalu, Pakistan membebaskan tujuh tahanan Taliban. Dan sejak tahun lalu, Pakistan beberapa kali membebaskan gerilyawan Taliban meski dalam jumlah kecil.

Para analis memperkirakan, setelah keluar dari penjara, Mullah Baradar akan bersembunyi dan meminta perlindungan suku-suku di Waziristan. Sama seperti yang dilakukan oleh para petinggi Taliban yang lain.

Mullah Baradar ditangkap di daerah dekat Karachi pada 8 Februari 2010. Para petinggi ISAF di Afghanistan menyambut gembira berita itu dan menganggapnya sebagai titik balik dalam pertempuran melawan Taliban. Pemerintah Pakistan baru merilis berita penangkapan tersebut seminggu kemudian dan tanpa mengkonfirmasi bahwa itu adalah operasi gabungan AS-Pakistan. [independent/an-najah/faris]

[independent/an-najah/faris]