Perangi ISIS, Rusia Persenjatai Rezim Irak dan Suriah

moscow-tankMoskow (an-najah.net) – Menteri Luar Negeri Rusia, Sergei Lavrov melaporkan bahwa Rusia membantu penyediaan senjata bagi tentara rezim Irak dan Suriah. Hal itu dilakukan dalam upaya memerangi pejuang Islam ISIS. Hal itu disampaikan Lavro dalam sebuah wawancara dengan tiga stasiun radio, Rabu (22/4).

Rusia mempersenjatai Irak dan Suriah untuk membantu mereka melawan ISIS. Menteri Luar Negeri Sergei Lavrov menyebut ISIS sebagai kelompok bersenjata yang berbahaya dan merupakan ancaman utama terhadap keamanan negaranya.

“ISIS adalah musuh utama kami saat ini. “Jika hanya karena ratusan warga Rusia, ratusan orang Eropa, ratusan orang Amerika berjuang bersama ISIS… Mereka sudah kembali … dan sewaktu-waktu dapat menggelar aksi keji di rumah mereka,” katanya dalam sebuah wawancara dengan tiga stasiun radio.”

Rusia juga mengkritik serangan udara oleh koalisi pimpinan AS terhadap posisi ISIS di Suriah dan Irak, dan mendorong Washington untuk bekerja dengan Suriah Bashar al-Assad dalam pertempuran melawan ISIS.

“Kami bersungguh-sungguh dalam membantu Irak dan Suriah, memberikan senjata kepada tentara dan pasukan keamanan mereka,” kata Lavrov, tanpa memberikan rincian senjata.

Moskow menuduh warga -terutama muslim- yang berada di wilayah Kaukasus Utara mencoba melemahkan Rusia.

Presiden Vladimir Putin telah memperingatkan bahwa negara-negara lain bisa menggunakan Islam untuk berusaha melemahkan Rusia.

Hubungan antara Moskow dan Barat berada pada titik terendah dalam beberapa dekade atas krisis di Ukraina, yang merupakan salah satu tema utama wawancara.

(Ahsan/an-najah)

Tinggalkan komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.