Perpisahan yang Sangat Mengharukan

(an-najah.net) – Ayah anak kecil ini telah gugur syahid, insya Allah, belum lama ini. Kini, kakaknya Hussam Adib Al-Qaisi pun meninggalkannya dengan cara yang sama pada 19 Januari 2013.

Sambil menangis sekuat tenaga ia mengucapkan kata terakhir kepada kakaknya, “Sampaikan salamku kepada ayah, wahai Hussam.”

Ia juga meminta maaf bila selama ini ada sikap yang kurang menyenangkan hatinya.

Sementara itu Sang ibu mulai menerima kesyahidan anaknya dan berusaha menenangkan kecemasan putranya yang lain.

Sang Ibu tampak tidak mengeluarkan air mata, dan menerima takdir suaminya yang telah pergi mendahuluinya bersama putrinya, Hana Al-Qaisi. Dan disusul oleh putra sulungnya.

Ia melepas kepergian mereka dengan cara yang sama, tanpa air mata. Hanya ada satu perbedaan. Ia menciumi putranya, sedangkan putrinya, Hana, ia tidak bisa menciumnya karena kepalanya sudah tidak berbentuk lagi akibat kebrutalan rezim Assad.

Red: Agus