Pertama Kalinya di Indonesia: Wisata Religi Umroh Plus Gaza

Rombongan Umroh Plus Gaza yang diselenggarakan Zulfara Safarindo Travel.
Rombongan Umroh Plus Gaza yang diselenggarakan Zulfara Safarindo Travel.

Gaza-Palestina (an-najah) – Tak asing lagi rasanya, jika kita mendengar wisata religi Umroh plus Turkey, Umroh plus Al-aqsa atau Umroh plus Jordan. Namun, baru pertama kalinya diluncurkan program “Umroh plus Gaza” yang diselenggarakan oleh sebuah perusahaan travel dari Indonesia yaitu Zulfara Safarindo Travel.

Rombongan Umroh plus Gaza ini berhasil masuk ke Gaza pada tanggal 26 Juni 2013 lewat jalur resmi pintu perbatasan Rafah, Mesir. Kedatangan mereka ke Gaza adalah dalam rangka wisata religi. Selama berada di Jalur Gaza rombongan ini akan mengunjungi rumah anak yatim fakir miskin dan janda serta menyalurkan bantuan senilai lebih $ 17.000 USD.

Selain bantuan uang , rombongan umroh plus Gaza pun membawa 15 galon air zam-zam yang akan langsung diberikan kepada keluarga fakir dan anak yatim khususnya di Jalur Gaza.

Jadwal kunjungan selama rombongan tiga hari berada di Jalur Gaza yaitu : bersilaturahim dengan PM Palestina Ismail Haniya, silaturahim dengan relawan yang membangun rumah sakit Indonesia, mengunjungi dan menyerahkan bantuan langsung kepada anak yatim keluarga fakir dan janda syuhada, berziarah ke makam para syuhada termasuk makam asy-syahid Ahmad Yassin dan Asy-syahid Abdul Azis Ar-Rantisi dan bertamu kerumah Asy-syahid Syaikh Ahmad Yassin. Selain itu, para peserta juga berkunjung ke markaz Tahfdz Qur’an Daarul Qur’an wa Sunnah.

Para rombongan berasal dari wilayah yang berbeda-beda seperti dari Lampung, Bogor, Jakarta, Solo, bahkan ada yang dari keturunan India serta dari negeri Yaman. Dalam kunjungannya tersebut, mereka pun mengajak anak dan istri mereka.

Uniknya, selama rombongan berada di jalur Gaza, rombongan yang berjumlah 22 orang ini tidak tinggal di hotel mewah atau di apartemen yang berkasur empuk dengan harga  mahal. Akan tetapi, rombongan ini lebih memilih ingin berbaur dengan warga Gaza. Mereka ingin merasakan bagaimana kehidupan warga Gaza yang hingga saat ini masih diblokade Israel. Warga Gaza menyiapkan tempat tinggal 1 unit rumah kepada para rombongan selama berada di jalur Gaza.

Dari hasil wawancara kontributor An-najah kepada ketua rombongan dari Zulfara Safarindo Trafel, Muhammad Syafei. “Umroh plus wisata pun bisa dilakukan di Gaza Palestina, umroh plus Gaza ini agar umat islam di Indonesia tidak hanya mengetahui kabar Gaza hanya lewat berita yang kadang tidak valid,” ujar Syafe’i

Pihak Zulfara Safarindo Travel melanjutkan bahwa, umroh plus Gaza ini akan rutin dilakukan setiap tahun, berkoordinasi dengan pemerintah setempat atau atas undangan resmi dari LSM local yang ada di Gaza.

Hari pertama rombongan berada di Gaza, mereka diundang makan makan bersama warga Gaza dengan makanan khas Gaza, selanjutnya rombongan diundang resmi oleh salah satu universitas terbesar di Palestina yang letaknya di Gaza yaitu Universitas Islam Gaza (UIG), serta turut menghadiri undangan resmi untuk menghadiri wisuda atau kelulusan dari ribuan mahasiswa dan mahasiswa untuk angkatan ke 30. [onim/an-najah]