PM Turki: Tidak Ada Normalisasi dalam Hubungan dengan Israel

Perdana Menteri Turki Recep Tayyip Erdogan mengatakan bahwa hubungan Turki-Israel tidak akan dinormalisasikan sampai Israel membuat permintaan maaf secara resmi, membayar kompensasi kepada keluarga korban dan mengakhiri blokade atas Gaza.

Mengadakan konferensi pers bersama dengan Perdana Menteri Luxembourg Jean Claude Juncker di Ankara pada hari Kamis kemarin (8/9), Erdogan mengatakan Israel tak memiliki hak untuk menyerang setiap kapal yang sedang berlayar di perairan internasional.

Erdogan mengatakan bahwa meskipun laporan PBB menyatakan Israel dalam bertindak secara “berlebihan dan tidak masuk akal” dalam mengantisipasi armada bantuan ke Gaza, namun Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu memiliki pandangan yang berbeda.

Mengenai kegagalan Israel untuk mengirim kembali pesawat udara tak berawak – Herons – yang telah dikirim Turki untuk pemeliharaan ke Israel, Erdogan mengatakan bahwa isu ini mempunyai batas waktu, tetapi Israel tetap tidak mengembalikan pesawat Turki tersebut. Dia menambahkan bahwa Turki saat ini memiliki enam pesawat Heron di Israel.

Erdogan mengatakan bahwa Turki telah membayar biaya perawatan pesawat dan Israel harus mengembalikan pesawat-pesawat Turki ke negara asalnya.[ eramuslim.com]