Presiden Irak: Tentara Kami di Perbatasan Untuk Antisipasi Jabhah Nushroh

Presiden Irak
Presiden Irak

IRAK (An-Najah)  Presiden Irak Nuri al-Maliki membantah tuduhan konsentrasi tentara Irak di perbatasan Irak-Suriah dalam rangka membantu Rezin Syi’ah Nushairiyah. Presiden yang beragama Syi’ah ini mengklaim penempatan pasukan Irak itu hanya untuk mengantisipasi serangan Jabhah Nushroh.

Jabhah Nushroh merupakan salah satu kelompok perlawanan di Suriah. Ia diyakini oleh banyak pengamat sebagai kelompok yang berpengaruh diantara kelompok pejuang yang melawan Rezim Tirani Basyar Asad, presiden Suriah yang bersekte Syi’ah Nushairiyah. Ia juga diyakini sebagai agen al-Qaeda untuk wilayah Suriah.

Irak kini dilanda badai revolusi Arab sebagaimana di beberapa negara tetangganya. Sejumlah politisi dan Ulama Islam menggugat kebijakan Pemerintah Syi’ah Nuri yang dianggap memihak kepada kelompok minoritas Syi’ah dan mengabaikan mayoritas Islam.

Oleh karena itu, Nuri memperingatkan, bahwa awal-awal bulan ini merupakan awal badai sektarianisme. Salah satu yang dikhawatirkan oleh Nuri adalah menguatnya badai yang ia sebut ekstrimisme, seperti kelompok jihad al-Qaeda.*(Akrom/almukhtsor/dll)

Tinggalkan komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.