Ratusan Ulama Sumatra Barat Sepakat Tolak Syiah

Ratusan Ulama Sumatera Barat Tolak Syiah
Ratusan Ulama Sumatera Barat Tolak Syiah

Bukittinggi (An-najah.net) – Dalam rangka membendung laju pergerakan faham sesat syiah. Ratusan ulama dan tokoh masyarakat se Sumatra Barat berkumpul untuk berdiskusi tentang Syiah. Diskusi tersebut menghasilkan kesepakatan bahwa mereka tegas menolak paham dan gerakan Syiah.

Diskusi ini dihadiri lebih dari 300 orang da’i, ulama dan tokoh masyarakat dari 19 kabupaten dan kota madya di Sumatra Barat. Mengusung tema “Syiah dalam Pandangan Ulama Ahlussunnah Wal Jamaah”, acara yang digelar selama dua hari sejak Sabtu (04/04) tersebut menghadirkan pakar Syiah Indoensia, Ustadz Farid Ahmad Okbah.

“Alhamdulillah acara ini didukung penuh oleh pemerintah kota Bukittinggi. Dalam pernyataannya, Walikota Bukittinggi akan berpartisipasi mem-back up ulama dan tokoh terutama di kota Bukittinggi mencegah paham Syiah,” kata  ketua penyelenggara acara diskusi Ustadz Abdul Latif kepada Kiblat.net, Ahad malam (05/04).

Diselenggarakan di ruang auditorium Perpustakaan Bung Hatta kota Bukittinggi, lanjut Abdul Latif, acara itu bertujuan memberikan bekal dan pengetahuan kepada para dai, mubaligh dan tokoh tentang penyimpangan-penyimpangan dan bahaya Syiah. Dengan demikian diharapkan kepekaan mereka terhadap paham sesat tersebut akan muncul.

“Kemudian diharapkan mereka melakukan tindakan preventif, melakukan tindakan pencegahan di daerah masing-masing,” ujar Abdul Latif.

Dia menambahkan bahwa acara tersebut melibatkan perwakilan berbagai ormas Islam di Sumatra Barat. Selain dari Kementerian Agama dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) setempat, diskusi ilmiah itu juga diikuti perwakilan Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah, Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia (DDII), dan Himpunan Mubaligh dan Dai Kota Bukittinggi.

Dihadiri sejumlah pemangku adat (mamak) dan pejabat di lingkungan kota Bukittinggi, acara itu juga sepakat membuat forum khusus yang menangkal dan menghadang paham dan gerakan Syiah. Dalam acara itu mereka juga menyatakan sikap bersama terhadap Syiah.

“Intinya forum diskusi ini menyatakan menolak keberadaan paham dan gerakan Syiah di Sumatra Barat, sepakat melakukan tindakan preventif, dan menjelaskan bahaya Syiah kepada kaum muslimin Ahlus Sunnah wal Jamaah melalui ulama dan tokoh,” tandasnya.(Anwar/annajah)