Rezim Suriah Gunakan Senjata Kimia 49 Kali Dalam Serangan Satu Tahun Terakhir

Ilustrasi, korban kekejaman rezim dengan senjata kimia di suriah
Ilustrasi, Korban kekejaman rezim Basyar dengan senjata kimia di suriah

Damaskus (AN-najah.net) – Rezim Suriah telah menggunakan senjata gas beracun sebanyak 49 kali dalam 17 kali serangan selama kurang lebih satu tahun terakkhir, demikian pernyataan kelompok aktivis dilansir World Bulletin, Selasa (28/10).

Kelompok Jaringan Hak Asasi Manusia Suriah (SNHR) mengatakan serangan gas beracun terhadap warga sipil Suriah terjadi sejak 27 September 2013 – saat Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) memutuskan larangan penggunaan senjata kimia – yang membunuh puluhan warga dan melukai lebih dari 1.000 orang.

“16 warga sipil termasuk delapan anak-anak dan empat perempuan ditambah tujuh orang tawanan dan 27 warga bersenjata tewas akibat serangan gas beracun,” kata SNHR.

Mereka menambahkan lebih dari 1.100 warga sipil terinfeksi oleh serangan gas kimia yang dilakukan oleh rezim Basyar Asad. Sejak bulan September tahun lalu, rezim Asad melancarkan serangan gas beracun ke beberapa wilayah di antaranya Damaskus, Hama, Idlib, Deraa dan sebagainya.

Mengadopsi resolusi nomor 2118, PBB mengatakan segala macam bentuk penggunaan senjata kimia di mana saja merupakan ancaman terhadap keamanan dan perdamaian internasional.

“Secara khusus, Dewan Keamanan PBB melarang Suriah menggunakan, mengembangkan, memproduksi, kecuali mereka memperoleh, menimbun dan mempertahankan senjata kimia,” kata PBB. (Anwar/bumisyam/annajah)