Ribuan Warga Palestina Demo, Mesir Masukkan Al Qassam Dalam Daftar Teroris

Demo warga palestina
Demo warga palestina

Gaza (An-najah.net) – Hamas telah bisa merebut hati penduduk Palestina. Ribuan warga Palestina di Jalur Gaza, Senin malam (02/02), menggelar demonstrasi menolak keputusan pengadilan Mesir yang memasukkan brigade Al-Qassam ke dalam daftar teroris. Mereka menegaskan bahwa sayap militer gerakan Hamas itu adalah pejuang. Hal ini seperti kasus, pada Jabhah An Nushrah ketika dimasukkan daftar teroris oleh AS. Maka penduduk Suriah secara serentak mengatakan kami semua Jabhah An Nusrah.

Aksi yang digelar menyambut seruan Hamas itu berlangsung di jalan-jalan kamp pengungsi Jabalya di utara Gaza. Berbagai tulisan dukungan terhadap Hamas mereka bawa dalam aksi pada malam hari tersebut.

“Al-Qasam adalah pejuang, bukan teroris, Al-Qasam kebanggaan umat, bukan teroris, Kami semua adalah Al-Qasam wahai Mesir,” demikian slogan-slogan yang mereka tulis di spanduk-spanduk.

Seorang komandan Hamas, Masyir Al-Mishri, mengatakan dalam orasinya bahwa pengadilan Mesir tidak mewakili rakyat Palestina. Rakyat membela pejuang perlawanan dan seluruh urusan Palestina.

Ia menegaskan bahwa keputusan pengadilan Mesir adalah keputusan berbahaya dan penuh politis. Mesir berupaya menutupi kegagalan dan kelemahan keamanannya di dalam negeri.

“Keputusan ini tidak akan berpengaruh dukungan umat dan rakyat Mesir terhadap pejuang perlawanan Palestina, khususnya kepada brigade Al-Qasma,” tegas Masyir.

Ia juga mendesak kekuatan Arab dan Islam untuk beraksi atas keputusan Mesir. Masyir mengungkapkan bahwa keputusan itu telah mencederai kehormatan umat dan kesucian perlawanan Palestina.

Sebagaimana diberitakan, pengadilan Mesir Sabtu lalu (31/01) memutuskan bahwa brigade Al-Qasam adalah organisasi teroris. Mesir menuduh Al-Qasam terlibat dalam sejumlah aksi peledakan di dalam wilayah Mesir.(Anwar/kiblat/annajah)