AS Rilis Daftar Nama-Nama Penyandang Dana Teroris, Enam Warga Indonesia

Ilustrasi, Pendanaan untuk Terorisme
Ilustrasi, Pendanaan untuk Terorisme

Washington (An-najah.net) – Amerika Serikat meriis daftar nama-nama yang mereka tuduh sebagai penyandang dana teroris. Uniknya, di antara seratus lebih nama itu ada enam nama tokoh Islam asal Indonesia.

Seperti dilansir situs Almashhad-Alyemeni.com, Senin (01/12), enam tokoh Islam Indonesia yang dimaksud adalah Zaki Saleh Nahdi (dai), Dr. Salim Segaf Al-Juffri (mantan Menteri Sosial), KH Amidan Shaberah, (Ketua Majelis Ulama Indonesia), Muhammad Aniq Syuhur, (dai), Dr. Mohammad Din Syamsuddin (Ketua umum PP Muhammadiyah dan MUI Pusat) dan Muhammad Zaitun Rasmin, (Ketua Umum Al-Wahdah Al-Islamiyah).

Seperti dilansir Kiblat.net, daftar nama-nama ini telah muncul sejak Juni 2014 lalu dalam situs voltairenet.org dan gafta.net. Namun, di kedua situs tersebut tidak disebutkan ada kaitannya dengan Daulah Islam (IS).

Dalam laporan yang berbentuk dokumen tersebut, 131 tokoh itu merupakan akademisi, aktivis dan ulama. Mereka berasal dari 31 negara di seluruh dunia. Mereka juga diduga pernah memberikan bantuan hukum, finansial atau membantu mengadakan seminar atau konferensi bagi gerakan jihad dan kelompok militan Islamis.

Laporan itu juga menunjukkan 12 di antaranya merupakan tokoh politik dan agama di Irak, di mana enam di antaranya pengusaha paling berpengaruh di pasar Irak.

Departemen Luar Negeri AS menyebutkan bahwa sumbangan pribadi dari negara-negara Teluk menjadi sumber utama pendanaan teroris. Laporan itu mengungkap bahwa dukungan legalisasi terhadap gerakan jihad melalui tujuh cara. Cara paling sering dilakukan adalah melalui penggalangan amal, sumbangan dan zakat.

Penggalangan itu dilakukan dengan cara mengetuk hati warga dan antusiasme umat Islam melalui ceramah dan lain sebagainya. Sebelumnya, warga juga dijelaskan tentang hakikat amal jihadi, perekrutan jihad dan menyeru kepada kegiatan jihad.

Berikut nama-nama penyandang dana gerakan jihad dan Al-Qaidah di Timur Tengah, Irak dan Suriah pada khususnya, sesuai dengan dokumen yang dirilis dari Almashhad-Alyemeni:

1. Dr. Ibrahim bin Hamad Al-Aqid, profesor universitas dan pengusaha (Arab Saudi)
2. Syaikh Ibrahim bin Abdul Rahman Ibrahim, kepala organsiasi Al-Bir Khairiyah di Uwaiqiliayah (Arab Saudi)
3. Syaikh Ibrahim bin Mohammed Al-Jarallah, profesor universitas dan pengusaha (Arab Saudi)
4. Dr. Ibrahim bin Nasser Nasser, Dai (Arab Saudi)
5. Dr. Ibrahim Lauh, direktur studi di University of Dakar (Senegal)
6.Dr. Ahmed Abu Halbiyah, Rektor Universitas Al-Quds untuk Studi Islam (Gaza – Palestina)
7.Dr . Ahmad Al-Rusaini, Ketua Gerakan Tauhid dan Islah (Maroko)
8. Syaikh Ahmad Al-Kurdi, Dai (Mauritania)
9. Dr. Ahmed bin Rashid bin Saeed, Profesor universitas (Arab Saudi)
10.Dr. Ahmed Hussein Dabbash, Dai (Iraq)
11.Profesor Ahmed Ratib Urmush, direktur rumah penerbitan An-Nafais (Lebanon)
12.Syaikh Adam Nuh Adam, Dai (Ghana)
13.Syaikh Ejaz Afzal Khan, pemimpin Jama’ah Islam di Kashmir (Pakistan)
14. Syaikh Amin Khudair Sab’a Janabi, Dai (Irak)
15.Dr. Jailali Bozzoana, profesor universitas (Al-Jazair)
16.Dr. Habib Adami, profesor universitas (Al-Jazair)
17. Syaikh Sadiq Abdullah Abdul Majid, Dai (Sudan)
18. Syaikh Qazi Hussain Ahmed, ketua Jama’ah Islamiyah (Pakistan)
19. Profesor Boujemaa Ayyad, seorang pengusaha (Al-Jazair)
20. Profesor Taufiq Anis Al-Ba’ah, seorang pengusaha (Lebanon)
21. Dr. Jassim bin Mohammed bin Muhalhal Yasin, Dai (Kuwait)
22.Dr. Gamal Sultan, editor majalah Al-Manar (Mesir)
23.Profesor Jamil Mohammed Ali Farsi, seorang pengusaha (Arab Saudi)
24. Dr. Harits Sulaiman al-Dari, Dai (Irak)
25.Syaikh Hafiz Abdul Rahman Makki, Dai (Pakistan)
26.Syaikh Hafiz Mohammad Saeed, ketua kelompok Dakwa (Pakistan)
27. Dr. Hakim Al-Mutairi, sekretaris jenderal Gerakan Salafi (Kuwait)
28.Syaikh Hamed al-Ali, profesor universitas (Kuwait)
29. Syaikh Hijazi Wadiyah, aktivis Islam (Palestina)
30.Syaikh Hassan Moussa, kepala Dewan Imam Swedia (Swedia)
31. Dr Hussein Rawashedah, penulis dan jurnalis (Jordan)
32.Dr. Hussein bin Muhammad yang terkenal dengan nama Hazmi, profesor universitas (Arab Saudi)
33.Syaikh Hussein Umar Mahfouz bin Shuaib, editor senior majalah Al-Muntada (Yaman)
34. Syaikh Hussein Musa Hussein, Dai (Eritrea)
35.Syaikh Hamdi Arsalan, Dosen Universtia Al-Fatih (Turki)
36.Syaikh Hamoud bin Abdul Aziz Al-Tuwaijri, Dai (Arab Saudi)
37.Dr. Khalid bin Ibrahim Duweish, Profesor universitas (Arab Saudi)
38.Syaikh Khader Mohammed Habib, Dai (Palestina)
39.Syaikh Khalifa bin Mohammed Rabban, Dai (Qatar)
40.Profesor Derbal Abdul Wahab, anggota gerakan An-Nahdha (Al-Jazair)
41. Profesor Rabih Qandil, seorang pengusaha (Al-Jazair)
42.Dr. Rashid bin Misfer Al-Zahrani, Dai (Arab Saudi)
43.Syaikh Rashid haj Al-Akbar, Amir Jama’ah Islam (Sri Lanka)
44.Syaikh Ridha Ahmed Hamdi, Dai (Thailand)
45. Syaikh Ramadan Mohammed Noor, Dai (Eritrea)
46.Syaikh Zakaria Cisse, Khatib dan dosen di kota Kermesar (Senegal)
47.Profesor Zaki Saleh Nahdi, Dai (Indonesia)
48.Syaikh Sajid Ali Taqwa, pemimpin Jamaah gerakan Islam (Pakistan)
49. Dr. Salem Segaf Al-Juffri, Kepala Komite Indonesia untuk Pertahanan Rakyat Afghanistan – Direktur Dewan Penasehat untuk penerapan Syariah Islam (Indonesia)
50.Syaikh Salem Abdul Rahim Barhian, Dai (Kenya)
51.Dr. Sami Rashid al-Janabi, Dai (Irak)
52.Dr. Saud bin Hasan Mukhtar, Profesor universitas (Arab Saudi )
53.Profesor Sa’id Al-Ahdhar Morsi, Dai (Al-Jazair)
54.Dr. Sa’id Burhan, Rektor Universitas Imam Syafi’i (Komoro)
55. Dr. Safar bin Abdul Rahman al-Hawali, Dai (Arab Saudi)
56.Syaikh Salman bin Fahd al-Audah, Dai (Arab Saudi)
57.Dr. Sulaiman bin Saleh Rashudi, pengusaha (Arab Saudi)
58.Profesor Suleiman bin Abdullah al-Issa, pengusaha (Arab Saudi)
59.Syaikh Samik Al-Haq, pemimpin Jamiat Ulama Islam (Pakistan)
60.Profesor Saidi Ghali Law, Dai (Sinegal)
61. Syaikh Shah Ahmed Noorani, pemimpin perkumpulan Ulama dan anggota dewan ulama (Pakistan)
62. Profesor Shaher bin Abdul Raouf Batterjee, Dai (Arab Saudi)
63.Syaikh Sharif Hussein, imam dan khatib masjid Omar bin al-Khattab (Australia)
64.Syr. Ahmed Limo, Ketua Dewan Koordinasi Organisasi Islam (Nigeria)
66.Profesor Sheikh Bamab Dian, Dai (Senegal)
67.Syaikh Saleh Bin Otsman Al-Ghamdi, seorang pengusaha (Arab Saudi)
68.Profesor Saleh Ali Saleh, Dai (Eritrea )
69.Dr. Tarek Saleh Jamal, Profesor universitas (Arab Saudi)
70.Dr. Tarek Abdel Halim, direktur Dar al-Arqam (Canada)
71. Dr. Tahir Ahmad Lulu, Dai (Palestina)
72.Syaikh Taher Mahmud Jillah, direktur Radio Holy Quran (Somalia)
73.Syaikh Adel Ben Ali Sheikh, Dai (Bahrain)
74.Dr. Adil Junaidi, Dai (Hebron – Palestina)
75.Dr. Ayesh Recep Qubaisi, Dai (Irak)
76.Syaikh Abdul Bari Zemzemi, Dai (Maroko)
77.Syaikh Abdul Hay Amor, Dai (Maroko)
78.Profesor Izzudin Jarafah, seorang pengusaha (Al-Jazair)
79.Dr. Ali Mukul Al-Ahdal, profesor universitas (Yaman)
80. Syaikh Amidan Shaberah, Ketua Majelis Ulama Indonesia (Indonesia)
81. Profesor Audah Suleiman Ied Abu Mustafa, Dai (Palestina)
82. Dr. Awad al-Qarni, mantan profesor di universitas dan pengacara/Saudi Arabia
83. Shaikh Salahuddin Akendili, Dai (Nigeria)
84. Profesor Issa Gai, Dai (Senegal)
85. Dr. Ghulam Azam, Mantan Amir Jama’ah Islamiyah (Bangladesh)
86. Sheikh Ghulam Rasool Dani, ketua organisasi Islam (Nepal )
87. Sheikh Fatih Sannat Tsani, Dai
88. Dr. Fatima Barash, professorUniversitas (Al-Jazair)
89. Dr. Fatma Al-Kunaifis, professor (Saudi Arabia)
90. Mr. Fayez Saleh Jamal, Penulis dan Pengusaha (Saudi Arabia)
91. Sheikh Freih bin Ali bin Turki, Dai dan pengacara (Saudi Arabia )
92. Sheikh Farid Al-Habib, Dai (Saudi Arabia )
93. Shaykh Fazlur Rahman, pemimpin Jamaah Islamiyah (Pakistan)
94. Sheikh Fahad Ahmed Mubarak Al-Thani, Dai (Qatar )
95. Profesor Muhammad Aniq Syuhur, Dai (Indonesia)
96. Dr. Mohamed Habib Altgkani, Profesor Universitas (Moroko )
97. Mr. Mohammad Rasheed Al Rasheed, Pengusaha (Saudi Arabia )
98. Sheikh Mohammed, professor (Morocco )
99. Mohamed Sadiq Maglis, profesor universitas dan Hakim (Yaman)
100. Sheikh Mohammed Al-Awadi, Dai (Kuwait )
101. Dr. Mohammad Din Syamsuddin, Ketua Umum PP Muhammadiyah (Indonesia)
102. Syaikh Muhammad Zaitun Rasmin, Ketua Umum Al-Wahdah Al-Islamiyah (Indonesia )
103. Dr. Mohammed Sajid Mir Abdul Gayoom Mir, pemimpin kelompok Ahlu Hadist (Pakistan)
104. Sheikh Mohammed Saeed Abdullah, Dai (Saudi Arabia )
105. Mohammad Suleiman, Pemikir dan Penulis (Inggris)
106. Sheikh Mohammed Abdou Ibrahim Ali, ulama Al-Azhar (Mesir)
107. Dr. Mohammed Ayash Al-Kubaisi, Dai (Irak )
108. Mr. Mohammad Kazem Al-Sawalha, ketua persatuan Islam (Amerika Serikat)
109. Dr. Mohammed Kurd, ketua Universitas Islam Eropa (Belanda)
110. Mr. Mohammed Mbeki, Dai (Senegal )
111. Sheikh Mohammed, jurnalis Muslim (Morocco )
112. Sheikh Mahmud Idris, Dai (Eritrea )
113. Sheikh Murad Yasha, Dai (Turki )
114. Dr. Musa bin Mohammed Al-Qarni, Profesor Universitas dan Hakim (Saudi Arabia )
115. Dr. Nasser Al-sane, Dai (Kuwait )
116. Dr. Nasser Bin Suleiman, Dai (Saudi Arabia )
117. Shaykh Nizamuddin, Ulama Islam (Pakistan )
118. Sheikh Noor bin Yildiz, Dai (Turki )
119. Dr. Hashem Ali al-Ahdal, professor universitas (Saudi Arabia)

Hingga kini, belum ada klarifikasi resmi dari pemerintah AS apakah dokumen tersebut valid atau tidak. (Anwar/kiblat/annajah)