Romawi Sekarang, Amerika kah itu…?

Romawi
Romawi
Romawi
Romawi

An-Najah.net – Rasulullah saw bersabda

« تَغْزُونَ جَزِيرَةَ الْعَرَبِ فَيَفْتَحُهَا اللَّهُ ثُمَّ فَارِسَ فَيَفْتَحُهَا اللَّهُ ثُمَّ تَغْزُونَ الرُّومَ فَيَفْتَحُهَا اللَّهُ ثُمَّ تَغْزُونَ الدَّجَّالَ فَيَفْتَحُهُ اللَّهُ ». قَالَ فَقَالَ نَافِعٌ يَا جَابِرُ لاَ نَرَى الدَّجَّالَ يَخْرُجُ حَتَّى تُفْتَحَ الرُّومُ.

“Kalian akan memerangi jazirah Arab, maka Allah memenangkan kalian atasnya. Kemudian kalian akan memerangi Persia, maka Allah akan memenangkan kalian atasnya. Kemudian kalian akan memerangi bangsa Romawi, Allah pun memenangkan kalian atasnya. Setelah kalian akan memerangi Dajjal, dan Allah memenangkan kalian atasnya.” (HR. Muslim)

Pertanyaannya, siapakah romawi yang disebutkan oleh rasulullah saw di atas..? Dimana ia akan menjadi musuh Islam. Tentu suatu kebutuhan bagi umat Islam untuk mengetahui siapa bangsa Persia yang akan menjadi musuh bagi mereka nanti menjelang kiamat.

Oleh sebagian peneliti kontemporer, Amerika yang belumuran darah umat Islam diduga sebagai salah satu dari imperium romawi yang menjadi musuh umat Islam nanti di akhir zaman.

Diantara ulama kontemporer yang memastikan bahwa romawi yang akan diperangi oleh umat Islam nanti di hari kiamat adalah Syaikh DR. Muhammad Hassan, seorang ulama salafy haraki di Mesir. Dalam sebuah ceramahnya beliau menjelaskan panjang lebar pagelaran perang semesta antara Islam dan kafir yang dalam hal ini adalah bangsa Romawi, menjelang kiamat.

“Sungguh rasulullah saw, seorang manusia yang tidak akan berkata berdasarkan hawa nafsu, telah mengabarkan kepada kita, bahwa beberapa tahun lagi, ditahun-tahun yang akan datang akan terjadi almalhamah alkubro, perang semesta. Sebelumnya akan diadakan perjanjian damai antar umat Islam dan bangsa Romawi. Romawi di sini adalah Amerika dan Eropa…” terang Syaikh DR. Muhammad Hassan dalam sebuah pidatonya yang sangat panjang.

Ustadz Abu Fatiah al-Adnani, penulis buku-buku akhir zaman sejalan dengan Syaikh Muhammad. “Saya memahami bahwa bangsa Romawi yang disebutkan oleh rasulullah saw dalam hadits salah satunya adalah Amerika.” Tutur beliau dalam sebuah wawancara dengan redaksi an-Najah.

Banyak alasan yang beliau kemukakan, “Yang dimaksud dengan Romawi atau Ar-Rum dalam hadits-hadits akhir zaman dan kemunculan imam Mahdi adalah bangsa-bangsa Eropa. Pada beberapa abad yang lalu, sebagian dari mereka telah bermigrasi ke Benua Amerika dan Australia. Mereka adalah anak cucu bangsa Romawi dan para pewaris Imperium Romawi Barat dan Imperium Romawi Timur (Bizantium) yang bersejarah itu.

Memang benar bahwa nama Romawi saat surat Ar-Rum turun dan hadits-hadits shahih yang disabdakan oleh Nabi merujuk pada penguasa Imperium Romawi Timur. Akan tetapi, fakta ini tidak menafikan pandangan yang menyatakan bahwa orang-orang Eropa Barat, Amerika, dan Australia saat ini merupakan kelanjutan dari Imperium Romawi, baik secara politik ataupun kebudayaan. Karena itu, bangsa Prancis, Inggris, Jerman, ataupun selainnya yang hidup di daratan Benua Eropa merupakan komponen-komponen pewaris Imperium Romawi dalam hal kebudayaan, politik, dan agama.” Jelas beliau lebih lanjut.

Alasan kuat yang menjadikan Amerika dan Barat diduga sebagai bangsa romawi akhir zaman adalah karena pada dasarnya, orang-orang eropa sekarang baik di Amerika, Australia atau di tempat lain secara nasab berasal dari bangsa Romawi. Selain itu, dalam nash syar’ie istilah Romawi terkadang diidentikkan dengan agama yang dianut oleh bangsa Romawi yaitu Kristen.

Salah satu sebab yang memicu terjadinya perang semesta ini adalah karena salah seorang prajurit Romawi mengangkat salib, lalu dipatahkan oleh seorang tentara muslim. Ini menunjukkan bahwa istilah Romawi juga berlaku bagi orang-orang Kristen.

 “Kalian akan mengadakan perjanjian dengan bangsa Romawi. Selama masa perjanjian damai tersebut, kalian dan bangsa Romawi akan memerangi musuh bersama. Kalian akan meraih kemenangan, mendapatkan harta rampasan perang yang cukup banyak dan kembali dengan selamat. Ketika kalian pulang dan sampai di padang sabana yang berbukit-bukit, seorang prajurit Romawi mengangkat salib dan berteriak dengan lantang, “jayalah salib.” Mendengar hal itu, seorang laki-laki dari barisan kaum muslimin pun bangkit dan mematahkan kayu salib. Ketika itulah bangsa Romawi membatalkan perjanjian damai dan mempersiapkan kekuatan untuk memerangi kalian.” (HR. Abu Dawud, shohih)

Syaik Mahmud ‘Athiyah dalam bukunya, “Faqad ja’a Asyratuha.” juga meyakini bahwa Romawi yang akan diperangi oleh umat Islam di akhir zaman adalah kaum Nashoro.

Hari ini sudah menjadi sesuatu yang maklum bahwa agama yang dianut oleh bangsa Eropa dan Amerika adalah Kristen.  Jadi, romawi bukan sekedar orang Roma ataupun Konstatinopel. * Wallahu A’lam bish Showab.

Sumber : Majalah Edisi 69 Rubrik Tema Utama

Penulis : Akram Syahid

Editor : Anwar