Rusaknya Pemahaman dan Orientasi, Pangkal Kesesatan

Ilustrasi, Rusaknya Pemahaman dan Orientari, Pangkal Kesesatan
Ilustrasi, Rusaknya Pemahaman dan Orientari, Pangkal Kesesatan
Ilustrasi, Rusaknya Pemahaman dan Orientari, Pangkal Kesesatan

An-najah.net – Sebab terpelesetnya seorang muslim ke lubang yang menjijikan ini, liberalisme, adalah dua penyakit: suu’ul fahmi (memahami Islam dengan metodholgi yang menyimpang) dan suu’ul irodah (oreintasi yang buruk dan rusak).

Sebagaimana liberal telah menimpa Yahudi dan Nasrani Barat, maka kedua penyakit di atas; suu’ul fahmi dan suu’ul irodah, juga telah melanda Yahudi dan Kristen-Barat. Dan tentunya ini adalah jalan yang dimurkai oleh Allah SWT.

Sebagaimana yang sering terucap dalam surat al-Fatihah;

غَيْرِ الْمَغْضُوبِ عَلَيْهِمْ وَلَا الضَّالِّينَ

“Bukan jalan orang-orang yang dimurkai (Yahudi), juga bukan jalan orang-orang yang sesat (Nashara).”

Sebagai bentuk keseriusan seorang muslim dalam mencari hidayah yang ia minta minimal 17 kali dalam sehari yaitu: (اهْدِنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيمَ) , maka sudah selayaknya ia mengkaji dan mengikuti jalan yang orang-orang yang diridhoi oleh Allah SWT;

صِرَاطَ الَّذِينَ أَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ

“(Yaitu) Jalan orang-orang yang telah Engkau beri nikmat kepada mereka”

Ia juga harus menjauhi jalan, termasuk metode memahami agama yang dikembangkan oleh al-Maghdub ‘Alaihim (Yahudi) dan adh-Dhoolin (Kristen-Barat). Inilah kenapa kita wajib membaca al-Fatihah pada tiap rekaat sholat. Karena memang bahaya fitnah ikut latah (tasyabbuh) dengan kedua golongan ini sangat fatal. Fitnah inilah yang menjadikan pemudi muslimah berjilbab liar dan berani menginjak lafadz Allah, serta seorang pria berbaju koko dan berjidat hitam berani menghalalkan zina, gay, dan homoseksual.* Wallahu al-Musta’an,

Sumber : Majalah An-najah Edisi 107 Rubrik Tema Utama

Penulis : Akram Syahid

Editor : Anwar