Sejarah Bulan Sabit pada Kubah Masjid

an-najah.net __ Kenapa ada ornamen bulan sabit di atas menara atau kubah masjid?

Taukah anda bahwa ornamen bulan sabit yang sering kita lihat di atas menara atau kubah masjid memiliki makna dan sejarah tersendiri.

Ornamen bulan sabit pertama kali diperkenalkan oleh Daulah Islam Utsmaniyah pada masa pemerintahan Sulthan Salim I.

Pada awalnya ornamen bulan sabit di letakkan di atas menara atau kubah masjid untuk membedakan antara masjid dengan geraja.

Sebagaimana kita ketahui bersama, bahwa kubah bukanlah arsitur asli Islam. karena secara umum Islam tidak membawa kebudayaan yang bersifat fisik. Sehingga sangat mungkin jika kubah juga dijakan tempat ibadah agama lain.

Oleh karena itulah Sulthan Salim I menginstruksikan agar puncak menara dan kubah masjid dihiasi dengan ornamen bulan sabit.

Selanjutkan ornamen bulan sabit dijadikan sebagai penunjuk arah kiblat bagi orang yang berada di luar masjid. Dimana pertemuan kedua ujung bulan sabit adalah penunjuk arah kiblat.

Dengan demikian, orang yang berada di luar masjid menjadikan pertemuan ujung bulan sabit sebagai penunjuk arah kiblat mereka, dan mihrab sebagai penunjuk arah bagi orang yang berada di dalam masjid.

Kalau kita perhatikan masjid-masjid yang ada di kampung-kampung kita dulu. Hampir keseluruhannya menjadikan bulan bintang sebagai ornamen puncak masjid.

Ini menjadi bukti bahwa pengaruh Daulah Islam Utsmaniah telah masuk sampai ke pelosok Nusantara.

Semoga Allah segera mengembalikan kemuliaan kaum muslimin. Dan menyatukan hati dan pikiran kita. Amin…

Editor: Sahlan.