Sekutu Ahmadinejad Calonkan Diri Sebagai Presiden Iran

20110128035049presideniran-280111DUBAI (an-najah) –  Di tengah perpecahan dalam kepemimpinan Iran, sekutu Presiden Iran Mahmud Ahmadinejad pada Sabtu, (11/05) mendaftarkan diri sebagai calon kandidat presiden di negara itu untuk pemilihan presiden 14 Juni, kata Kantor Berita Mahasiswa Iran ISNA.

Esfandiar Rahim Mashaie, mantan kepala staf Ahmadinejad, telah dituduh oleh kelompok garis keras konservatif dekat dengan Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei sebagai pemimpin yang “menyimpang saat ini” dan berupaya mengikis otoritas ulama Islam dalam mendukung satu doktrin yang lebih nasionalis.

Pencalonan Mashaie itu masih harus disetujui oleh badan konservatif ulama dan ahli hukum yang dikenal sebagai Dewan Pelindung.

Lembaga ini diharapkan dapat mengeluarkan daftar akhir calon presiden untuk pemilihan presiden mendatang dalam waktu 10 hari, ujar antaranews.com.

Di sisi lain, salah seorang aktor perunding nuklir penting Iran Saeed Jalili, Sabtu juga mendaftarkan diri untuk pemilihan presiden 14 Juni, bersama dengan beberapa tokoh konservatif yang bertujuan untuk menggantikan Mahmud Ahmadinejad.

Jalili, 47 tahun, menyerahkan surat-surat pendaftarannya ke kementerian dalam negeri tetapi tidak berbicara kepada wartawan, kata seorang koresponden AFP.

Veteran perang tahun 1980-an dengan Irak, Jalili sebelumnya tidak menyatakan niatnya untuk mencari jabatan.

Ia memimpin tim Iran dalam perundingan-perundingan dengan negara-negara penting dunia menyangkut kegiatan-kegiatan nuklir Teheran yang kontroversial, yang pihak Barat khawatir bertujuan untuk membangun kemampuan militer– satu tuduhan yang dibantah oleh negara itu.

Ahmadinejad sesuai dengan konstitusi dilarang untuk memegang jabatan presiden untuk ketiga kalinya, demikian lapor Reuters. [fajar/an-najah]