Seorang Polisi Tertembak Pistol Anggota TNI Di Kalteng

Tim Gabungan Denpom dan Polda Kalteng saat olah TKP di Jalan Damang Lemang samping Vino Club sekitar pukul 09.00, Minggu (2/11) pagi. Foto: Pece/Kalteng Pos/JPNN
Tim Gabungan Denpom dan Polda Kalteng saat olah TKP di Jalan Damang Lemang samping Vino Club sekitar pukul 09.00, Minggu (2/11) pagi.

Palangka Raya (An-najah.net) – Keributan antara anggota TNI dan Polri kembali terjadi. Kali ini kejadiannya di Kota Palangka Raya. Seorang anggota Polda Kalteng Briptu Sumeh Prione tertembak pistol jenis TT yang ditembakkan oleh Serka Arifin sekitar pukul 03.30 di depan Vino Club Jalan Damang Leman, Minggu (2/11).

Sejauh ini belum ada konfirmasi resmi dari pihak TNI maupun Polri terkait kronologis kejadian. Namun dari informasi yang diperoleh Kalteng Pos (Grup JPNN.com), kejadian usai aktivitas dugem di Vino Club bubar sekitar pukul 03.30 Wita.

Disebutkan, salah satu waitress bernama Haliki meminta uang tips kepada Briptu Sumeh dan Briptu Andi serta 3 orang temannya. Kemudian timbul kesalahpahaman. Pada saat mengantar tamunya sampai di basement depan pintu keluar, Haliki dibekap lehernya oleh Briptu Andi. Karena merasa terancam, Haliki berteriak meminta pertolongan kepada sekuriti.

Saat dilerai, salah satu anggota polisi menembak dengan menggunakan gas airmata mengenai wajah sekuriti bernama Albert. Tembakan juga mengenai beberapa orang lainnya.

Saat kejadian kebetulan ada Serka Arifin dari Korem. Sempat terjadi keributan antara anggota Intel Korem ini dengan oknum polisi dan kawan-kawannya tersebut. Saat terjadi keributan, Serka Arifin mengeluarkan jenis pistol TT. Namun pistol tersebut direbut Haliki dan diamankan di kasir. Kemudian diserahkan kepada sekuriti Albert.

Karena merasa tidak terima, Serka Arifin dan beberapa rekannya mendatangi Briptu Sumeh dkk. Di sana sempat terjadi pemukulan ke bagian wajah Briptu Sumeh. Karena kejadian tersebut, Briptu Andi, Ari dan Briptu Sumeh turun dan mengejar Serka Arifin.

Serka Arifin kemudian mengambil sekop dan memukul ke arah Briptu Andi dan Ari. Karena Serka Arifin masih diserang, dia pun meminta pistol yang diamankan di sekuriti.

Karena melihat Serka Arifin mengambil pistol, Briptu Sumeh dkk lari  dan dikejar oleh Serka Arifin sambil  menembak ke arah bawah sebanyak tiga kali. Pada tembakan ketiga ini mengenai paha Briptu Sumeh. Saat ini Serka Arifin sudah diamankan di Makorem 102/Pjg. Sedangkan, Briptu Sumeh masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Bhayangkara.(Anwar/jpnn/annajah)