Tarik Ulur Serangan AS Kian Perparah Konflik Suriah

Photo: Reuters

INGGRIS — Tarik ulur operasi serangan ke Suriah oleh Amerika Serikat hanya akan memperparah konflik di dalam negeri Suriah. Hal itu disampaikan oleh koran Inggris, Daily Telegraph dalam halaman webnya, Senin kemarin (9/9).

Hingga kini, baik negara-negara Barat maupun kongges Amerika belum mencapai kata sepakat tentang perlunya serangan militer ke Suriah. Rencana serangan pun semakin diulur. Dan ini memberi kesempatan bagi rezim Suriah untuk menggalang kekuatan dan mengkoordinir pasukannya.

Pemerintahan Obama juga dinilai terlalu blak-blakan di Media. Seperti menyebut target serangan berjumlah hanya 50 titik, sesuai yang diberitakan oleh LA Times.

Koran berbasis inggris tersebut mengutip pernyataan aktivis kemanusiaan yang kembali dari Damaskus. “Semua tentara suriah telah dievakuasi dari barak militer dan ditempatkan di sekolah-sekolah.”

Sebelumnya, Presiden Obama berbicara dengan konggress Amerika perihal detail serangan ke Suriah. Kali ini, AS tak berniat menurunkan pasukan darat ke bumi Suriah. Melainkan lebih mengandalkan serangan rudal jarak jauh Tomahawk. Dan jika dibutuhkan, akan menerbangkan pesawat siluman bomber B2. [an-najah/faris]