Tiga Sebab Datangnya Pertolongan Allah Ta’ala

Tiga Sebab Mendatangkan Pertolongan Allah Ta'ala
Tiga Sebab Mendatangkan Pertolongan Allah Ta’ala

Didunia ini berlaku hukum sebab akibat, atau istilahnya hukum kausalitas. Datangnya pertolongan, kemenangan itu hanya dari Allah Ta’ala. Untuk mendapatkan itu sudah seharusnya kaum muslimin menghadirkan sebab-sebab yang bisa mendatangkan pertolongan dari Allah Ta’ala.

Baca juga: Jangan Kau Tunda Kemenangan Dengan Maksiatmu

Suatu ketika Amirul mukminin, Umar bin Khattab mengutus pasukan untuk menaklukkan Persia. Dimana pasukan itu pimpinan oleh Sa’ad bin Abi Waqas. Umar menulis sebuah surat untuk Sa’ad yang berbunyi :

Pertama, Bertaqwa Kepada Allah Ta’ala.

Dalam surat itu, umat memberikan arahan kepada sa’ad dan juga seluruh pasukannya. Isi surat itu adalah Amma ba’du, sesungguhnya aku memerintahkan kepadamu dan pasukan yang menyertaimu untuk selalu bertaqwa kepada Allah Ta’ala dalam setiap keadaan. Karena sesungguhnya bertaqwa kepada allah adalah persiapan yang paling utama untuk menghadapi musuh dan segala tipu dayanya dalam peperangan.

Baca juga: Tiga Alasan Mengapa Kami Membela Kalimat Tauhid

Kedua, Meninggalkan Maksiat.

Umar bin Khattab melanjutkan, Saya memerintahkan kepadamu dan para pasukan yang bersamamu untuk benar-benar menyadari dari perbuatan maksiat yang bersumber dari diri kalian sendiri dan diri musuh-musuh kalian.

Sesungguhnya dosa para pasukan lebih aku takuti daripada musuh mereka, sesungguhnya kaum muslimin hanya akan ditolong karena sebab perbuatan maksiat musuh-musuh mereka kepada Allah Ta’ala. Andaikan bukan karena itu maka tidak akan ada lagi kekuatan bagi kaum muslimin.

Karena sesungguhnya jumlah kita tidak seperti jumlah mereka. Dan persiapan kita tidak seperti persiapan mereka. Maka jika kita sama-sama berbuat maksiat, niscaya mereka menang atas kita dalam hal kekuatan.

Baca juga: Menjadi Pemuda Peka Zaman

Jika kita tidak mendapatkan pertolongan dengan kekuatan kita atas mereka. Kita tidak akan bisa mengalahkan mereka dengan kekuatan yang kita miliki.

Ketahuilah oleh kalian bahwasanya penjagaan Allah (para malaikat) itu di atas kalian selama kalian dalam perjalanan, mereka mengetahui apa yang kamu kerjakan. Maka malulah pada mereka, jangan berbuat maksiat kepada Allah Ta’ala sedang kalian di jalan-Nya.

Ketiga, Minta Pertolongan Kepada Allah Ta’ala

Amirul mukminin ini menambahkan, mintalah kalian pertolongan kepada Allah Ta’ala untuk diri kalian sendiri. Sebagaimana kalian minta kemenangan terhadap musuh-musuh kalian. Wallahu Ta’ala ‘Alam

Sumber : Muhammad bin Jamil Zainu, Taujihul Muslimin Ila Thariqi Nashr Wat Tamkin, hal. 71-72

Editor    : Ibnu Alatas