Ulama Rusia Kecam Pemerintah Rusia Yang Akan Membakar Al Qur’an

Mufti Rusia, Ravil Gainutdin
Mufti Rusia, Ravil Gainutdin

Rusia (An-najah.net) – Mufti Rusia Ravil Gainutdin memprotes keputusan pengadilan provinsi yang menyatakan Alquran terjemahan Elmir Kuliyev bernada ekstrem dan akan dihancurkan.

Sumber Suara Islam melaporkan Ravil Gainutdin membuat surat terbuka kepada Presiden Vladimir Putin kemarin.

Gainutdin mengatakan keputusan itu sembarangan dan provokatif, seperti dilansir stasiun televisi Al Arabiya, Selasa (24/9/2013).

Pengadilan Provinsi pekan lalu menyatakan Alquran yang diterbitkan di Arab Saudi pada 2002 itu melanggar hukum federal karena dianggap mengandung unsur ekstrem.

Gainutdin mengatakan warga muslim Rusia terkejut dengan keputusan pengadilan itu dan meminta keputusan itu dibatalkan. Membakar Alquran itu, kata dia, adalah perbuatan menghina.   

“Umat muslim Rusia terkejut dengan keputusan hukum yang dikeluarkan oleh pengadilan di Pelabuhan Novorossiisk, Laut Hitam,” ujarnya.

Ulama Rusia itu juga meminta agar keputusan tersebut dicabut. “Perintah menghancurkan kitab suci umat Islam itu sangat keterlaluan.” kata Gainutdin.

Rusia merupakan rumah bagi lebih dari 20 juta umat muslim. Islam di negeri ini merupakan terbesar kedua setelah agama Kristen Ortodoks. Kendati demikian, sentimen anti-muslim kerap muncul pada akhir-akhir ini.(Anwar/annajah)