Kebangkitan Islam

Umat Islam ! Ayo Bangunlah Dari Tidur Panjangmu

An-Najah.net – Raksasa yang ketiduran, inilah perumpamaan bagi  Umat Islam hari ini. Jumlah mereka sangat banyak, tersebar di seluruh dunia dengan komposisi yang beragam. Tak kurang dari 1,5 miliar Muslim ada di dunia hari ini. Sebuah jumlah yang luar biasa potensinya.

Tak hanya potensi jumlah penduduk, negeri-negeri  yang ditinggali kaum Muslimin memiliki kekayaan sumber daya alam yang luar biasa. Di mana kaki Muslim berpijak, di bawahnya tersimpan minyak, gas dan aneka tambang berharga. Tanah-tanah subur yang utama pun dimiliki kaum Muslimin.

Namun umat Islam seperti tikus yang mati di lumbung padi. Mereka tinggal di lumbung, tetapi tak menguasainya. Bahkan kelaparan meski berada di tengah tumpukan padi. Dunia Islam berada di tengah kekayaan yang dikuasai para penjajah kafir.

Baca Juga : Menyambut Kebangkitan Islam

Umat Islam Dulu dan Sekarang

Dalam sejarah, Muslim bangkit dengan kecepatan mengagumkan. Tak sampai seabad sejak didakwahkan oleh Rasulullah di Makkah, Islam telah mengembangkan pengaruhnya sampai ke depan hidung Imperium Romawi dan Persia. Bahkan keduanya harus tunduk pada keperkasaan Islam.

Namun besarnya jumlah, kekayaan dan catatan sejarah tak bermakna jika sang raksasa tertidur lelap. Tak sadar kaki dan tangannya diikat. Tak peduli kalau makanannya dicuri. Bahkan tak merasakan ketika, seperti penderita kusta yang parah, jari-jarinya mulai digerogoti dan diamputasi.

Memang mulai ada sebagian umat yang mulai sadar dan terbangun. Tetapi, dibandingkan dengan raksasa yang ketiduran, mereka yang bangun ibarat ujung rambutnya. Bagian tubuh lainnya masih terlelap dan tak berdaya.

Mereka yang telah bangun adalah abnaul Harakah Islamiyah, para putra gerakan Islam yang mulai bangkit dengan dakwah dan jihad yang masih sporadis.  Namun yang sedikit itupun telah disikapi sebagai ancaman paling berbahaya bagi para penjajah. Radikalisme dan terorisme menjadi cap bagi mereka yang berjuang dengan dakwah dan jihad untuk mengembalikan hak-hak kaum Muslimin.

Di sisi lain, kebanyakan umat masih belum sadar potensi dirinya yang besar dan raksasa. Merasa kecil dan lemah, tak berani mengangkat kepala di depan kaum lain yang dianggap kuat dan perkasa. Mereka perlu disadarkan dengan pencerahan faktual, historis dan terutama keimanan.

Baca Juga : Empat Arti Kemenangan 

Janji Kemenangan Umat Islam

Sebenarnya kemenangan hakiki ada pada iman kepada janji Allah. Allah Maha Kuasa dan Maha Perkasa, mudah bagi-Nya memenangkan hamba-hamba-Nya yang beriman. Namun semua berjalan seusai kehendak-Nya.

Anda ingin umat Islam meraih kemenangan? Saya juga. Kawan saya juga. Kita semua juga. Namun Allah yang menentukan dan memastikan kemenangan itu. Maka tiada jalan lain, kita semua harus kembali kepada janji Allah, bahwa Ia tak akan membiarkan kaum kafir menguasai kaum yang beriman.

Namun janji itu bukan tanpa syarat. Pertanyaannya kini, sudahkah kita memenuhi syarat untuk meraih janji Allah? Jika belum ayo segera penuhi satu demi satu syaratnya. Insya Allah kemenangan di depan mata menunggu kita.

Sumber : Majalah An-Najah Edisi 171 Rubrik Renungan

Penulis : Ibnu

Editor : Anwar

Tinggalkan komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.